SMP Negeri 30 Semarang Gelar Kegiatan Kerohanian Bertema “Menjadi Versi Terbaik yang Tuhan Rancang”

Semarang, 21 Agustus 2026 — SMP Negeri 30 Semarang menggelar kegiatan kerohanian bagi murid-murid yang beragama Katolik dan Kristen pada pukul 07.00–08.45 WIB di Aula SMP Negeri 30 Semarang. Kegiatan ini mengangkat tema “Menjadi Versi Terbaik yang Tuhan Rancang (Becoming the best version God designed.)” dengan penekanan pada pentingnya menjalani kehidupan dengan berpedoman pada firman Tuhan.

Kegiatan dirancang secara interaktif melalui rangkaian doa, pujian dan penyembahan, permainan edukatif, serta penyampaian firman Tuhan. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh penguatan secara rohani, tetapi juga mampu merefleksikan pentingnya memiliki arah dan pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Acara diawali pada pukul 07.00 WIB dengan pembukaan dan doa yang dipandu oleh Grace dan Fia selaku MC, didampingi oleh Bapak Yustinus Tri W, Ibu Veronika Rizka S, dan Ibu Cintia Fitri Ayu M sebagai guru pendamping.

Selanjutnya, pada pukul 07.10–07.30 WIB, peserta mengikuti sesi pujian dan penyembahan. Sebanyak dua hingga tiga lagu pujian dengan tema “Menjadi Terang dan Dipimpin Tuhan”. Sesi ini diharapkan dapat membangun suasana yang khidmat sekaligus mempersiapkan peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya.

Suasana kemudian dibuat lebih interaktif melalui game atau ice breaking “Jalan dalam Terang” pada pukul 07.30–07.50 WIB. Permainan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi memiliki pesan reflektif. Peserta diajak memahami bahwa dalam menjalani kehidupan diperlukan arahan dan pedoman yang benar. Makna permainan dikaitkan dengan pentingnya firman Tuhan sebagai penerang dan penuntun agar seseorang tidak kehilangan arah.

Puncak kegiatan berlangsung pada pukul 07.50–08.35 WIB, yaitu sesi Firman Tuhan yang akan disampaikan oleh Kakak Ester. Dengan topik “Menjadi Versi Terbaik yang Tuhan Rancang”, peserta diajak memahami bahwa setiap individu memiliki potensi dan tujuan yang perlu dikembangkan dengan tuntunan Tuhan. Dalam penyampaiannya, menekankan pentingnya hidup yang dipimpin oleh firman Tuhan, yang diibaratkan sebagai pelita dan terang dalam kehidupan. Peserta diharapkan mampu mengambil nilai-nilai positif dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Rangkaian kegiatan ditutup pada pukul 08.35–08.45 WIB melalui doa penutup dan pengumuman. Penutupan kembali dipandu oleh Grace dan Fia, bersama guru pendamping.

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 30 Semarang berupaya menciptakan ruang pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mendukung pembentukan karakter, nilai spiritual, serta kemampuan murid-murid untuk merefleksikan kehidupan mereka secara positif. Dengan semangat kebersamaan dan refleksi, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi  murid-murid untuk semakin mengenali potensi diri, membangun karakter positif, serta menjalani kehidupan dengan arah dan nilai yang baik.

Narasi : Ike Desi Lestari, S.Pd.